Meringankan & Mempercepat Loading Blog (Part 2)

Jump to:


DickeyPic

Gunakan Linker Untuk JavaScript Dan CSS

Teknik membuat linker bertujuan untuk menyimpan file JavaScript atau CSS di hostingan lain diluar Blog host kalian. Tujuannya agar tidak memberatkan halaman blog. Sebenarnya cara ini cuman mitos, karena ketika membuka blog kalian, maka browser harus meload 2 situs, yaitu blog kalian dan hostingan kalian. Sedangkan jika JavaScript atau CSS ditulis langsung di blog kalian, browser cukup me-load blog kalian saja kan? Hanya saja berat halaman menjadi lebih berat. tergantung kalian sih, mau memakai cara yang mana.

Letakkan JavaScript Sebelum Kode </body>

Loading blog kerap kali terganggu dengan adanya JavaScript. Karena JavaScript adalah Client Script, artinya bekerja pada sisi client atau browsr, sehingga kinerja browser lebih terganggu jika terlalu memakai JavaScript. Seharusnya postingan blog kitalah yang harus diutamakan, karena pengunjung berniat untuk membaca postingan yang kita tulis, bukannya menunggu lamanya browser memproses jJavaScript. Agar proses loading JavaScript tidak mengganggu loading elemen lain yang lebih penting di blog, sebaiknya letakkan JavaScript diatas kode </body> pada template. Dengan begitu JavaScript baru diproses ketika elemen lain sudah sukses loaded.

Satukan Beberapa Linker Menjadi Satu

Jika kamu mempunyai banyak file JavaScript yang akan dijadikan linker, sebaiknya digabung menjadi satu file saja. Apa bisa begitu? Tentu bisa. kenapa tidak? Cukup buat baris baru pada script linker kamu dan masukkan kode JavaScript yang lain. Sehingga browser hanya me-load satu linker. me-load satu linker tentunya lebih cepat dan efisien jika dibandingkan dengan meload banyak linker.

Hindari Penggunaan Flash

Meskipun beberapa pendapat mengatakan flash lebih baik daripada JavaScript, tetapi bukan berartikita penuhin blog kita dengan Flash. Website yang full flash pun juga kurang baik di SEO. Karena flash menggunakan Action Scipt yang sulit diterjemahkan oleh Google Pencarian. Flash hanya bisa ditampilkan jika Plug In flash playernya sudah terinstall di browser. Sedangkan kenyataannya, aku masih menemukan beberapa warnet yang tidak menginstall flash player. Sehingga object flash tidak dapat ditampilkan. Selain itu flash sebenarnya juga memberatkan blog. Apalagi jika di letakkan di awal halaman.

Buang Music Player Atau Video Player

Tentunya sudah tidak asing lagi kan? Jika ada blog yang memasang musik atau video di blog untuk hal pribadi, artinya dia belum mengerti arti blogging. Maaf, pendapat itu bukan saya sendiri yang mengungkapkannya, tapi saya pernah baca di blog orang dan itu sudah lama sekali. Sehingga saya lupa alamat blognya. Ya kira-kira memang seperti itulah. bahakan bisa jadi di cap Blogger nDeso. Aku sendiri tidak mengerti kenapa bisa seperti itu, tapi memang iya sih.
Kembali ke topik, kenapa harus dibuang? Selain haru me-load flash playernya yang digunakan untuk memainkan musik atau videonya, tentunya harus me-load file musik atau video nya juga kan? Berapa size MP3 nya? Apalagi yang video? Ambil dari YouTube? Size nya rata-rata 20 Mb. Wow, membuka blog saja lebih berat daripada mendownload video? Lagipula pengunjung belum tentu mempunyai selera musik yang sama dengan kita. Bisa jadi malah merasa risih karena tidak suka dengan lagu yang kita pasang.


Jump to:
Comments

3 comments:

  1. Pertamina

    Blog Ane dah termasuk enteng sob http://fresh-tutor.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. betul banget kalo pake External CSS/JS malah jadi tembah berat

    ReplyDelete
  3. Menyatukan beberapa linker javascript jadi satu gimana teknisnya nih? Asli masih binun.

    ReplyDelete
Related posts
Guestbook
Author


© 2008 - 2016 DickeyMaru
Blogger Template Win 8 design by Dark Ard from DeezClan | All rights reversed.
  • Post
  • Comments
  • Related
  • Guestbook
  • Author
  • Other